Apa Hutang Dagang dalam Penutupan Entri?

Akuntan mencatat jurnal penutupan pada akhir setiap periode akuntansi. Ayat jurnal penutup mentransfer pendapatan dan biaya yang dikeluarkan perusahaan selama periode tersebut ke bagian ekuitas di neraca. Meskipun akuntan tidak perlu mencatat entri penutupan untuk hutang, fungsi hutang tidak mempengaruhi entri biaya penutupan.

Akun Sementara versus Permanen

Akuntan membuat jurnal penutup untuk mengatur ulang akun sementara ke saldo nol. Beberapa akun dalam bagan akun bersifat sementara, sementara yang lainnya bersifat permanen. Akun aset, liabilitas, dan ekuitas dipertahankan pada nilai akumulasi dan merupakan akun permanen. Akun pendapatan dan beban, di sisi lain, dirancang untuk mengukur laba bersih untuk periode akuntansi yang telah ditentukan sebelumnya.

Proses Penutupan Umum

Entri penutup khas yang dibuat akuntan pada akhir setiap periode melibatkan pendapatan, keuntungan, pengeluaran dan kerugian. Setelah menjumlahkan pendapatan dan keuntungan untuk periode akuntansi, akuntan mendebit total pendapatan dan keuntungan dan mengkredit ringkasan laporan laba rugi. Selanjutnya, akuntan mencatat entri jurnal yang mendebit ringkasan laporan laba rugi dan mengkredit semua biaya dan kerugian. Saldo yang dihasilkan pada ringkasan pendapatan adalah laba bersih. Akuntan menyelesaikan proses penutupan dengan mendebet saldo ringkasan pendapatan dan mengkredit laba ditahan.

Hutang dan Beban

Karena hutang dagang adalah akun permanen, itu bukan bagian dari proses penutupan. Namun, entri hutang usaha yang dibukukan oleh akuntan selama periode mempengaruhi jurnal penutupan biaya akhir. Perusahaan yang menggunakan biaya pencatatan akuntansi akrual sebagai perusahaan yang menanggungnya, bukan saat mereka membayar tagihan. Misalnya, sebuah perusahaan menerima tagihan utilitas yang belum jatuh tempo selama dua bulan lagi. Akuntan akan segera mendebit biaya utilitas dan kredit hutang. Ketika perusahaan membayar tagihan, akuntan akan mendebit hutang dan kredit tunai.

Pengaruh Hutang Usaha pada Penutupan Entri

Tidak semua perusahaan menggunakan akun hutang dagang. Bisnis kecil dapat memilih untuk menggunakan metode akuntansi tunai, yang berarti mereka hanya mencatat pengeluaran saat melakukan pembayaran. Metode ini memang menghemat waktu, tetapi juga memiliki dampak yang signifikan pada jurnal penutup dan laporan keuangan secara keseluruhan. Ketika perusahaan tidak menggunakan hutang dagang, akun pengeluaran akan menjadi rendah secara artifisial saat biaya dikeluarkan dan secara artifisial tinggi saat perusahaan membayar tagihan. Dengan demikian, entri penutup untuk biaya akan terpengaruh, bersama dengan laba bersih dan laba ditahan.