Bagaimana Menghitung Penghasilan Kena Pajak untuk Korporasi S.

Bisnis kecil dengan pemegang saham kurang dari 100 dapat memilih status korporasi S dengan IRS. Bisnis itu sendiri tidak membayar pajak atas penghasilannya. Sebaliknya, keuntungan diteruskan ke pemegang saham yang membayar pajak atas bagian pendapatan mereka. Jadi, dengan korporasi S, bisnis kecil dapat memanfaatkan perlindungan kewajiban dari pendirian dan pengaturan pajak dari suatu kemitraan. Menghitung pendapatan korporasi S adalah soal menghitung jumlah pendapatan yang dapat diatribusikan kepada setiap pemegang saham.

1

Lengkapi dan ajukan Formulir IRS 2553 untuk memberi tahu IRS bahwa bisnis memilih status korporasi S. Anda perlu mencantumkan setiap pemegang saham, jumlah saham yang dimiliki setiap orang dan tanggal saham tersebut diperoleh. Perusahaan yang tidak menerbitkan saham, seperti perseroan terbatas, perlu mencantumkan pemilik dan persentase kepemilikan yang dapat diatribusikan kepada setiap orang.

2

Hitung pendapatan kena pajak untuk perusahaan S secara keseluruhan dengan cara yang sama seperti perusahaan lain menghitung pendapatannya. Secara umum, pendapatan kena pajak adalah total pendapatan dikurangi biaya dan pengurangan yang diperbolehkan. Karena ada banyak jenis bisnis dan metode akuntansi yang diizinkan, metode pastinya akan sangat bervariasi di antara bisnis. Misalnya, bisnis yang memiliki properti sewaan akan menghitung pendapatannya secara berbeda dari bisnis yang utamanya menjual barang atau berinvestasi di pasar keuangan. Lengkapi formulir IRS 1120-S untuk menghitung pendapatan perusahaan S.

3

Bagilah penghasilan kena pajak dari formulir IRS 1120-S dengan jumlah total saham. Untuk setiap pemegang saham perseorangan, kalikan hasilnya dengan jumlah saham yang mereka miliki. Jadwal Lengkap K, yaitu formulir yang harus diajukan perusahaan untuk mencantumkan berapa banyak pendapatan yang dapat diatribusikan kepada setiap pemegang saham untuk tahun pajak. Tidak masalah apakah pendapatan itu benar-benar dibagikan kepada pemegang saham atau tidak. Pendapatan masih dapat diatribusikan kepada mereka.

4

Lengkapi Jadwal K-1 untuk setiap pemegang saham. Pada setiap formulir, Anda sekali lagi memberi tahu IRS tentang berapa banyak pendapatan yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham itu. Kirimkan salinan K-1 masing-masing pemegang saham kepada pemegang saham. Lampirkan semua Jadwal K-1 ke Jadwal K.

5

Lampirkan Jadwal K ke Formulir 1120-S dan ajukan ke IRS.