Bagaimana Mengatur Sistem Pembukuan 12 Kolom

Banyak perusahaan menggunakan sistem pembukuan terkomputerisasi untuk mencatat transaksi keuangan harian, tetapi jika Anda baru memulai bisnis dan tidak ingin komputerisasi, sistem pembukuan 12 kolom akan menjadi cara mudah untuk melacak dana Anda. Jenis pembukuan ini umumnya mencatat transaksi harian dalam urutan kronologis, mengklasifikasikan transaksi menurut jenis akun, dan memungkinkan Anda memperoleh total kolom pada setiap akhir bulan. Sistem ini cepat digunakan, tetapi aplikasinya terbatas pada jenis usaha kecil milik perseorangan yang mencatat transaksi hanya ketika uang tunai dibayarkan atau diterima.

1

Tulis judul kolom berikut di baris atas dari buku besar 12-kolom: Tanggal, Detail, Penjualan, Pembelian, Penggajian, Utilitas, Persediaan, Sewa, Pajak, Pengeluaran Lain, Uang Tunai di Bank, Uang Tunai, Modal, dan Serba Ada.

2

Tuliskan setiap transaksi tunai dalam urutan kronologis mulai dari baris pertama. Catat tanggal di bawah kolom "Tanggal" dan kemudian tulis deskripsi yang sangat singkat tentang transaksi tersebut di bawah kolom "Detail", tetapi pastikan deskripsi tersebut menjawab pertanyaan "siapa", "apa", dan "mengapa". Misalnya, tulis "Membayar $ 18 ke Bahan Bakar ACME untuk 6 gal. Bensin untuk truk pengiriman" untuk mencatat pengeluaran bahan bakar.

3

Klasifikasikan transaksi sesuai dengan jenis akunnya, lalu catat jumlahnya di bawah judul akun yang sesuai di 12 kolom berikutnya. Catat harga barang dagangan yang dijual atau jasa yang diberikan di kolom "Penjualan", dan catat pembayaran tunai di kolom "Kas di Tangan". Saat Anda membeli inventaris barang dagangan, catat biayanya di bawah kolom "Pembelian", lalu catat uang tunai terkait yang dibayarkan kepada pemasok di kolom "Kas di Bank" atau "Kas di Tangan". Lampirkan jumlah terakhir dalam tanda kurung untuk menunjukkan bahwa ini adalah penarikan, bukan setoran, ke dana yang ada dan gunakan "Uang Tunai di Bank" hanya saat menerbitkan cek.

4

Catat pengeluaran seperti penggajian, utilitas, persediaan, sewa, pajak, dan pengeluaran lain di bawah judul kolom yang sesuai, lalu catat uang tunai yang dikeluarkan untuk membayar pengeluaran di bawah "Kas di Bank" atau "Uang Tunai." Lampirkan angka terakhir dalam tanda kurung untuk menunjukkan pengurangan dari uang tunai. Catat setoran bank dengan mencatat jumlahnya di kolom "Kas di Bank" dan "Kas di Tangan", tetapi lampirkan jumlah terakhir di dalam tanda kurung untuk menunjukkan penarikan dari kas di tangan.

5

Catat penarikan pribadi dari dana perusahaan dengan menempatkan jumlah tersebut di bawah kolom "Modal" dan mengurangi jumlah yang sama dari kolom "Kas di Bank" atau "Kas di tangan". Lampirkan angka terakhir dalam tanda kurung untuk menunjukkan bahwa itu adalah pengurangan dari uang tunai. Catat semua transaksi lain yang tidak termasuk dalam judul akun sebelumnya di bawah kolom "Serba-serbi". Tambahkan angka-angka di setiap kolom pada akhir setiap bulan untuk mendapatkan ringkasan transaksi Anda.