Bagaimana Menjawab Pertanyaan Evaluasi Kinerja Karyawan

Tinjauan kinerja karyawan dimaksudkan untuk membantu manajer dan karyawan mencari tahu apa yang baik tentang kinerja pekerjaan karyawan dan apa yang mungkin membutuhkan pekerjaan. Pertanyaan-pertanyaan ini perlu dijawab dengan jujur ​​oleh seorang manajer atau oleh pemilik usaha kecil untuk membantu menentukan apakah seorang karyawan merupakan aset, atau penghalang, bagi perusahaan atau tidak. Meskipun perlu jujur ​​dalam menjawab pertanyaan evaluasi kinerja karyawan, penting juga untuk diingat bahwa karyawan adalah manusia dan secara alami akan memiliki kesalahan. Beberapa mungkin dapat diperbaiki dan yang lainnya mungkin melekat.

1

Bersikaplah tidak memihak. Anda mungkin secara pribadi menyukai beberapa karyawan lebih dari yang lain dan yang lain yang sejujurnya Anda tidak tahan. Penilaian awal ini harus ditinggalkan sebelum menjawab pertanyaan evaluasi kinerja karyawan.

2

Jawab pertanyaan dengan singkat dan singkat. Kecuali jika situasinya memerlukan verbositas, sebagian besar pertanyaan tinjauan kinerja dapat dijawab dalam kurang dari dua kalimat. Pertanyaan-pertanyaan tentang ulasan ini umumnya langsung dan tidak memerlukan penjelasan berlebihan dari manajer. Ada pengecualian untuk aturan tersebut, tetapi jawaban keseluruhan harus singkat, mudah dipahami dan langsung ke sasaran.

3

Berfokuslah pada yang baik dan akui yang buruk. Kemungkinan karyawan tersebut akan membaca evaluasi Anda atas kinerjanya. Jika Anda berencana untuk mempertahankannya, penting untuk mengetahui hal-hal yang dia lakukan dengan benar, sambil secara singkat menyatakan apa yang perlu diperbaiki. Tidak ada yang suka dicabik-cabik atau dibuat merasa seolah dia benar-benar tidak kompeten.

4

Carilah peningkatan dari waktu ke waktu. Jika kinerja seorang karyawan dimulai dengan buruk, tetapi dia telah membuat langkah untuk memperbaikinya selama beberapa bulan, pastikan untuk mengakui upaya yang telah dia lakukan. Sangat mudah untuk mengingat kejadian buruk, sambil mengabaikan tugas sehari-hari yang telah diselesaikan karyawan dengan baik.

5

Berikan dorongan dan arahan positif untuk meningkatkan kinerja. Misalnya, jika seorang karyawan kurang dalam hal layanan pelanggan, dorong dia untuk meningkatkan kinerjanya dan tawarkan pelatihan tambahan untuk membantunya meningkat. Atau jika masalahnya ringan, tawarkan saja panduan tentang bagaimana mereka bisa berkembang.