Perencanaan & Strategi Pemasaran Makro & Mikro

Pemasaran memainkan peran penting dalam bisnis apa pun. Ini digunakan untuk menciptakan kesadaran merek, memelihara prospek, mengubah prospek menjadi pelanggan, dan membangun loyalitas merek. Meskipun ada banyak teori pemasaran yang dapat diterapkan bisnis untuk membuat strategi mereka, ada dua sudut yang umum: pemasaran makro dan pemasaran mikro. Sementara pendekatan pemasaran secara berbeda, kedua teori ini bekerja sama untuk membantu bisnis mencapai tujuan pemasaran mereka.

Memeriksa Faktor Eksternal Dengan Pemasaran Makro

Pemasaran makro memeriksa faktor-faktor eksternal yang mempengaruhi bisnis. Pendekatan pemasaran ini memiliki cakupan yang luas dan mempertimbangkan persimpangan antara masyarakat dan bisnis. Organisasi yang menggunakan pemasaran makro memeriksa elemen seperti proses manufaktur dan produksi atau pola pembelian beberapa jenis konsumen.

Tujuan dari pemasaran makro adalah untuk memahami bagaimana pemasaran dan masyarakat berinteraksi untuk mempelajari bagaimana mengembangkan bisnis. Pengembangan produk, strategi merek, perilaku konsumen, peraturan pasar dan tanggung jawab sosial perusahaan adalah beberapa hal yang melibatkan pemasaran makro.

Seorang pemilik usaha kecil yang menjalankan butik pakaian berkelanjutan, misalnya, dapat menggunakan pemasaran makro untuk memahami pola perilaku konsumen yang terkait dengan proses manufaktur yang sadar lingkungan. Ini akan membantunya memahami cara memasarkan pakaian daur ulangnya dengan lebih baik ke basis konsumennya.

Menargetkan Niche Dengan Pemasaran Mikro

Tidak seperti pemasaran makro yang melihat gambaran besarnya, pemasaran mikro adalah tentang segmentasi. Bisnis menargetkan sebagian kecil audiens mereka berdasarkan sejumlah karakteristik. Audiens yang tersegmentasi dapat dipersempit berdasarkan demografi, riwayat pembelian, pendapatan, deskripsi pekerjaan, lokasi geografis, dan banyak faktor lainnya. Idenya adalah mengembangkan daftar pasar yang sangat ditargetkan agar sesuai dengan penawaran bisnis.

Alih-alih beriklan ke basis konsumen yang besar, misalnya, pemasaran mikro adalah tentang memahami kebutuhan spesifik konsumen dengan baik dan memberi mereka solusi khusus untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Untuk mencapai kepuasan pelanggan, bisnis menggunakan empat P pemasaran untuk menargetkan konsumen mereka: produk, harga, tempat, dan promosi.

Misalnya, jika pemilik usaha kecil menjalankan bengkel mobil lokal, dia dapat menggunakan pemasaran mikro untuk menargetkan pelanggan idealnya. Alih-alih mengiklankan kepada siapa pun yang memiliki mobil, ia dapat memilih untuk menargetkan individu yang memiliki merek mobil atau mobil tertentu dengan usia tertentu. Dengan cara itu, dia dapat mempersempit basis pelanggannya dan memberi mereka layanan yang sangat terspesialisasi yang memberinya keuntungan atas pesaingnya.

Membuat Strategi Pemasaran yang Komprehensif

Strategi pemasaran yang sukses melibatkan elemen pemasaran makro dan mikro. Bisnis perlu mempertimbangkan kedua sudut pandang ini untuk menciptakan strategi yang komprehensif dan berdampak. Langkah pertama dalam membuat strategi pemasaran adalah menentukan tujuan: apa yang ingin dicapai bisnis Anda dengan aktivitas pemasaran Anda? Misalnya, apakah Anda ingin membangun loyalitas merek atau Anda ingin meningkatkan penjualan untuk promosi tertentu?

Setelah tujuan diidentifikasi, inilah saatnya menggunakan pemasaran makro untuk memahami di mana bisnis Anda cocok dengan masyarakat secara keseluruhan dan bagaimana pemasaran mempengaruhinya. Misalnya, bagaimana produk Anda akan berdampak pada masyarakat di tingkat budaya atau lingkungan? Bagaimana reaksi konsumen terhadap dampak ini?

Setelah Anda melihat komponen pemasaran makro, persempit audiens Anda dengan melakukan segmentasi berdasarkan faktor-faktor yang terkait dengan penawaran Anda. Jika penawaran Anda adalah titik harga tinggi, misalnya, Anda perlu menyegmentasikan berdasarkan pendapatan atau kebiasaan belanja. Jika penawaran Anda untuk kelompok usia tertentu, Anda harus mengecualikan mereka yang tidak sesuai dengan demografis tersebut. Dengan mempertimbangkan faktor pemasaran makro dan mikro, bisnis dapat membuat strategi yang lebih efektif menarik bagi konsumen mereka.