Apa Sumber Kode Etik Organisasi?

Kode etik bisnis adalah serangkaian prinsip mapan yang digunakan organisasi saat beroperasi dalam bisnis atau masyarakat. Organisasi sering mengembangkan kode ini untuk memastikan bahwa semua individu yang bekerja di perusahaan beroperasi sesuai dengan standar yang sama. Kebanyakan individu memiliki kode etik internal atau prinsip moral yang mereka ikuti dalam hidup. Situasi yang dianggap tercela oleh seseorang secara etis mungkin tidak tampak demikian bagi individu lain. Penggunaan kode etik dalam bisnis berupaya menciptakan pemahaman dasar tentang perilaku etis yang dapat diterima untuk digunakan saat menangani situasi yang melibatkan perusahaan, lembaga pemerintah, dan masyarakat umum.

Pemilik bisnis

Sumber utama kode etik organisasi adalah pemilik bisnis. Orang-orang ini memilih sikap etis perusahaan mereka karena mereka bertanggung jawab atas semua aspek organisasi. Meskipun manajer dan karyawan mungkin tidak setuju dengan pemilik bisnis tentang nilai-nilai etikanya, pemilik dapat memilih untuk mempekerjakan individu yang setuju dengan sikap bisnis etisnya. Seorang pemilik bisnis juga dapat mengembangkan kode etik berdasarkan keyakinan pribadi atau agamanya tentang bagaimana individu dan organisasi harus beroperasi dalam bisnis atau masyarakat.

Misi Organisasi

Perusahaan dapat menggunakan pernyataan misi organisasi untuk membuat kode etik mereka. Begitu pemilik bisnis atau wirausahawan meninggalkan perusahaan atau meneruskan, organisasi mungkin kehilangan kompas etikanya. Untuk memperbaiki situasi ini, direktur atau manajer saat ini dapat melihat pernyataan misi dan nilai-nilai organisasi dimulai dan mengembangkan kode etik berdasarkan informasi ini. Sumber etika bisnis ini memungkinkan organisasi membuat kode etik yang bertahan lama yang mungkin ada di perusahaan selama bertahun-tahun yang akan datang. Pernyataan misi organisasi yang digabungkan dengan kode etik bisnis juga dapat digunakan sebagai alat pelatihan bagi karyawan baru yang dipekerjakan oleh perusahaan.

Masyarakat atau Budaya

Kode etik organisasi dapat dibuat berdasarkan kepercayaan masyarakat atau budaya saat ini di negara tempat perusahaan berada. Banyak negara memiliki pemahaman yang berbeda tentang etika atau moral bisnis. Suatu organisasi dapat memilih untuk mengadopsi nilai-nilai ini sebagai sumber utama kode etiknya untuk mempertahankan norma-norma masyarakat. Suatu organisasi juga dapat menggunakan kode etik bisnis untuk memastikan bahwa itu tidak mengasingkan konsumen di pasar ekonomi lokal negara. Jika organisasi mengembangkan lokasi bisnis internasional, mungkin perlu menyesuaikan kode etik organisasinya untuk memenuhi ekspektasi etika global.